{"id":325,"date":"2026-07-07T05:47:02","date_gmt":"2026-07-07T05:47:02","guid":{"rendered":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/?p=325"},"modified":"2026-07-07T05:54:19","modified_gmt":"2026-07-07T05:54:19","slug":"fetch-dan-analisa-msm-sh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/fetch-dan-analisa-msm-sh","title":{"rendered":"Fetch dan Analisa MSM SH"},"content":{"rendered":"<pre style=\"white-space:pre-wrap;\">\nkalau elementor itu bayar semua atau ada yang gratis?\n\nElementor tersedia dalam **dua versi**:\n\n1. **Elementor Free (Gratis)** \u2705\n\n   * Bisa diunduh dari repositori resmi WordPress.\n   * Cocok untuk membuat website dengan sistem drag-and-drop tanpa coding.\n   * Fitur yang tersedia antara lain:\n\n     * Editor visual drag-and-drop.\n     * Banyak widget dasar (Heading, Image, Button, Text Editor, Video, Spacer, dll.).\n     * Template dasar.\n     * Desain responsif untuk desktop, tablet, dan mobile.\n     * Pengaturan warna dan tipografi.\n\n2. **Elementor Pro (Berbayar)** \ud83d\udcb3\n\n   * Menambahkan fitur-fitur yang lebih lengkap, seperti:\n\n     * Theme Builder (mendesain header, footer, template blog, dll.).\n     * WooCommerce Builder.\n     * Popup Builder.\n     * Form Builder (form kontak tanpa plugin tambahan).\n     * Widget premium (Slides, Posts, Price Table, Login, dll.).\n     * Dynamic Content.\n     * Integrasi dengan berbagai layanan email dan CRM.\n\n### Apakah versi gratis sudah cukup?\n\nUntuk banyak kebutuhan, **iya**. Misalnya jika Anda ingin membuat:\n\n* Landing page.\n* Website profil perusahaan.\n* Portfolio.\n* Blog sederhana.\n* Website UMKM.\n\nVersi gratis biasanya sudah memadai.\n\nKalau Anda ingin membuat website yang lebih kompleks\u2014misalnya dengan header dan footer kustom, popup promosi, form yang terintegrasi, atau toko online yang sangat fleksibel\u2014barulah **Elementor Pro** menjadi pilihan yang layak.\n\nJadi, **Elementor tidak semuanya berbayar**. Anda bisa mulai dengan versi gratis, lalu jika suatu saat membutuhkan fitur tambahan, baru mempertimbangkan upgrade ke versi Pro.\n\n----\nberapa bayar orang untuk buat web standard dengan elementor gratis?\n\nBiaya jasa membuat website dengan **Elementor Free** sangat bervariasi tergantung pengalaman pembuatnya, jumlah halaman, dan fitur yang diminta. Di Indonesia, kisaran yang umum adalah:\n\n| Jenis website                                |        Kisaran biaya jasa |\n| -------------------------------------------- | ------------------------: |\n| Landing page 1 halaman                       |   Rp500.000 \u2013 Rp2.000.000 |\n| Company profile sederhana (3\u20135 halaman)      | Rp1.500.000 \u2013 Rp5.000.000 |\n| Company profile lebih lengkap (5\u201310 halaman) | Rp3.000.000 \u2013 Rp8.000.000 |\n| Website UMKM dengan fitur dasar              | Rp2.000.000 \u2013 Rp6.000.000 |\n\nPerlu diingat, biaya di atas biasanya **belum termasuk**:\n\n* Domain (sekitar Rp150.000\u2013Rp300.000\/tahun, tergantung ekstensi).\n* Hosting (sekitar Rp300.000\u2013Rp2.000.000+\/tahun, tergantung spesifikasi).\n* Konten (foto, copywriting, logo) jika belum disediakan.\n* Fitur premium atau plugin berbayar.\n\nKalau menggunakan **Elementor Free**, banyak freelancer tetap mengenakan tarif jutaan rupiah karena yang dibayar bukan lisensi Elementor, melainkan:\n\n* Desain dan tata letak.\n* Pengerjaan dan penyesuaian website.\n* Responsif di HP dan tablet.\n* Optimasi dasar.\n* Revisi dan komunikasi selama proyek.\n\nKalau Anda sendiri bisa menggunakan Elementor Free, biaya yang dikeluarkan bisa jauh lebih hemat. Anda hanya perlu membayar domain dan hosting, kecuali memang membutuhkan fitur premium atau bantuan profesional.\n\nKalau boleh tahu, website yang ingin Anda buat itu jenis apa? Misalnya:\n\n* Company profile\n* Toko online\n* Landing page\n* Blog\n* Website sekolah\/organisasi\n\nDengan begitu saya bisa memberikan perkiraan biaya yang lebih spesifik.\n---\nkalau landing page 1 halaman dengan plugin\n\nUntuk **landing page 1 halaman** yang dibuat menggunakan **Elementor Free** ditambah beberapa plugin pendukung (misalnya form kontak, SEO, cache, atau WhatsApp), kisaran harga jasa di Indonesia umumnya seperti ini:\n\n* **Rp500.000 \u2013 Rp1.000.000**: Desain sederhana dari template, sedikit penyesuaian.\n* **Rp1.000.000 \u2013 Rp2.500.000**: Desain lebih rapi dan disesuaikan dengan branding, responsif di mobile, optimasi dasar.\n* **Rp2.500.000 \u2013 Rp5.000.000**: Desain lebih unik, animasi, optimasi kecepatan, copywriting ringan, dan beberapa kali revisi.\n\nBiasanya paket tersebut mencakup:\n\n* Landing page 1 halaman.\n* Instalasi WordPress.\n* Elementor Free.\n* Plugin pendukung (SEO, cache, form, keamanan dasar).\n* Form kontak atau tombol WhatsApp.\n* Desain responsif untuk desktop dan mobile.\n* Optimasi dasar.\n\nBiasanya **belum termasuk**:\n\n* Domain dan hosting.\n* Lisensi plugin premium (jika diperlukan).\n* Penulisan konten (copywriting) dan desain logo.\n* Integrasi khusus seperti payment gateway atau sistem membership.\n\nKalau Anda yang mengerjakan sebagai freelancer dan hasilnya rapi, **tarif sekitar Rp1,5\u20132,5 juta** untuk landing page custom sudah cukup kompetitif. Jika desainnya benar-benar unik, performanya bagus, dan Anda juga membantu setup hosting, domain, atau SEO dasar, tarif **Rp3 juta ke atas** juga wajar.\n\nYang paling memengaruhi harga bukan apakah menggunakan Elementor Free atau Pro, tetapi kualitas hasil, pengalaman pembuat, dan ruang lingkup pekerjaan.\n---\napa seonya tetap bagus?\n\nYa, **SEO tetap bisa bagus meskipun menggunakan Elementor Free**. Yang menentukan peringkat di mesin pencari bukan apakah Anda memakai Elementor Free atau Pro.\n\nFaktor yang lebih berpengaruh adalah:\n\n* Struktur heading yang benar (H1, H2, H3).\n* Konten yang berkualitas dan relevan.\n* Kecepatan website.\n* Tampilan yang responsif di perangkat mobile.\n* Meta title dan meta description (bisa diatur dengan plugin SEO gratis).\n* Gambar yang dikompresi dan diberi alt text.\n* Internal link yang baik.\n* Hosting yang cepat.\n\nDengan Elementor Free, Anda masih bisa menggunakan plugin SEO gratis seperti:\n\n* **Yoast SEO**\n* **Rank Math** (versi gratis sudah cukup lengkap)\n* **All in One SEO**\n\nBahkan banyak website yang mendapatkan peringkat baik di hasil pencarian menggunakan kombinasi:\n\n* WordPress\n* Elementor Free\n* Rank Math Free\n* Plugin cache\n* Tema yang ringan\n\nYang perlu diperhatikan adalah Elementor cenderung menghasilkan lebih banyak HTML dibanding editor bawaan WordPress. Jika halaman dipenuhi animasi, widget berlebihan, atau gambar berukuran besar, performa bisa menurun dan itu dapat memengaruhi pengalaman pengguna. Namun, untuk landing page yang dibuat dengan rapi dan dioptimalkan, hal tersebut biasanya bukan masalah besar.\n\nJadi, **Elementor Free sudah cukup untuk membuat landing page yang SEO-friendly**. Jika targetnya adalah website bisnis atau landing page untuk jasa, Anda tidak harus membeli Elementor Pro agar bisa bersaing di hasil pencarian. Yang lebih penting adalah kualitas konten, optimasi teknis, dan performa situs.\n---\napa kmu bisa fetch dan anaisa sebagai seo specialist, technical seo strategist, dan juga sebagai developer, seo klasik dan seo modern?\n\nYa, saya bisa membantu dari berbagai sudut pandang SEO, termasuk melakukan analisis berdasarkan informasi yang saya ambil dari web jika diperlukan.\n\nSaya dapat berperan sebagai:\n\n* **SEO Specialist**\n\n  * Keyword research.\n  * Analisis kompetitor.\n  * Content gap.\n  * Optimasi on-page.\n  * Strategi internal linking.\n  * Optimasi CTR (title & meta description).\n\n* **Technical SEO Strategist**\n\n  * Audit crawlability dan indexability.\n  * Analisis robots.txt dan sitemap.\n  * Canonical, hreflang, pagination.\n  * Core Web Vitals.\n  * Structured Data (Schema.org).\n  * Redirect (301\/302), 404, soft 404.\n  * JavaScript SEO.\n  * Render analysis.\n  * Log file analysis (jika Anda memiliki log server).\n\n* **Web Developer (SEO-oriented)**\n\n  * HTML semantik.\n  * Optimasi CSS dan JavaScript.\n  * Lazy loading.\n  * Image optimization (WebP\/AVIF).\n  * Caching.\n  * Server dan hosting.\n  * WordPress, Elementor, plugin, dan tema.\n  * Optimasi database.\n\n* **SEO Klasik**\n\n  * Keyword placement.\n  * Title tag.\n  * Meta description.\n  * Heading hierarchy.\n  * Alt image.\n  * URL structure.\n  * Internal linking.\n  * Backlink analysis.\n\n* **SEO Modern (2025\u20132026)**\n\n  * Search intent.\n  * Topical authority.\n  * Entity SEO.\n  * EEAT (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness).\n  * Semantic SEO.\n  * AI search optimization.\n  * Structured data.\n  * User experience dan engagement.\n  * Optimasi untuk hasil pencarian yang kaya (rich results).\n\nSaya juga bisa:\n\n* Mengaudit website secara menyeluruh.\n* Menganalisis kompetitor.\n* Menyusun roadmap SEO 3, 6, atau 12 bulan.\n* Memberikan prioritas berdasarkan dampak dan tingkat kesulitan implementasi.\n* Menjelaskan alasan teknis di balik setiap rekomendasi.\n\nJika Anda ingin saya **melakukan audit terhadap website yang sudah online**, kirimkan:\n\n1. URL website.\n2. Kata kunci yang ingin ditargetkan.\n3. Negara atau kota target audiens (misalnya Indonesia atau Bandung).\n\nSaya dapat menggunakan informasi publik dari web untuk mengecek aspek-aspek yang bisa diakses (misalnya halaman yang terindeks, metadata, dan informasi lain yang tersedia secara publik), lalu memberikan analisis dan rekomendasi yang terstruktur. Untuk audit yang lebih mendalam (misalnya log server atau data di Google Search Console), Anda perlu menyediakan data tersebut karena tidak dapat saya akses secara langsung.\n---\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"LCJ2y6HJeu\"><a href=\"https:\/\/museumsrihadisoedarsono.com\/\">Home<\/a><\/blockquote><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Home&#8221; &#8212; Museum Srihadi Soedarsono\" src=\"https:\/\/museumsrihadisoedarsono.com\/embed\/#?secret=cDxX6ipibe#?secret=LCJ2y6HJeu\" data-secret=\"LCJ2y6HJeu\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe>\n\nYa. Saya sudah membuka website tersebut dan bisa memberikan audit SEO dari sisi **SEO klasik, SEO modern, technical SEO, UX, dan pengembangan website**. ([Museum Srihadi Soedarsono][1])\n\n### Nilai awal (berdasarkan homepage)\n\n| Aspek           |                            Nilai |\n| --------------- | -------------------------------: |\n| Desain\/UI       |                           9.5\/10 |\n| UX              |                             9\/10 |\n| Technical SEO   | 6.5\/10 (perlu audit lebih dalam) |\n| On-page SEO     |                             6\/10 |\n| Content SEO     |                             5\/10 |\n| Local SEO       |                             7\/10 |\n| EEAT            |                             7\/10 |\n| Potensi Ranking |                           8.5\/10 |\n\n---\n\n# Yang sudah bagus\n\n### 1. Branding kuat\n\nWebsite langsung menjelaskan bahwa ini adalah Museum Srihadi Soedarsono.\n\nIni bagus untuk Google memahami entity website. ([Museum Srihadi Soedarsono][1])\n\n---\n\n### 2. Desain premium\n\nWebsite terasa eksklusif.\n\nHal seperti ini meningkatkan:\n\n* waktu kunjungan\n* engagement\n* UX signal\n\nWalaupun bukan faktor ranking langsung, UX yang baik sering berkorelasi dengan performa SEO.\n\n---\n\n### 3. Konten orisinal\n\nMenceritakan:\n\n* sejarah Srihadi\n* perjalanan seni\n* filosofi museum\n\nIni jauh lebih baik daripada website yang hanya berisi 200 kata.\n\n---\n\n### 4. Ada informasi penting\n\nSudah ada:\n\n* alamat\n* jam buka\n* nomor telepon\n\nIni membantu Local SEO. ([Museum Srihadi Soedarsono][1])\n\n---\n\n# Yang menurut saya kurang\n\n## 1. Homepage terlalu fokus visual\n\nGoogle membaca teks.\n\nSedangkan homepage ini lebih banyak:\n\n* image\n* whitespace\n* section visual\n\nDaripada konten yang menjelaskan museum.\n\nIdealnya homepage memiliki sekitar **800\u20131.500 kata** dengan struktur yang jelas.\n\n---\n\n## 2. Heading kemungkinan belum optimal\n\nSaya menduga banyak heading digunakan untuk desain, bukan struktur SEO.\n\nIdealnya:\n\n```\nH1\n\nMuseum Srihadi Soedarsono\n\nH2\n\nTentang Museum\n\nH2\n\nKoleksi\n\nH2\n\nArsitektur\n\nH2\n\nJam Operasional\n\nH2\n\nLokasi\n\nH2\n\nHarga Tiket\n\nH2\n\nFAQ\n```\n\nKalau heading tidak rapi, Google lebih sulit memahami struktur halaman.\n\n---\n\n## 3. Belum ada blog\n\nIni kekurangan terbesar.\n\nMisalnya ingin ranking:\n\n* museum bandung\n* museum seni bandung\n* tempat wisata bandung\n* galeri seni bandung\n* tempat wisata edukasi\n* museum terbaik bandung\n\nHomepage saja tidak cukup.\n\nPerlu puluhan artikel.\n\n---\n\n## 4. Keyword belum banyak\n\nHomepage hanya menargetkan:\n\nMuseum Srihadi Soedarsono.\n\nPadahal bisa menargetkan:\n\n* museum seni Bandung\n* museum lukisan Bandung\n* galeri seni Bandung\n* wisata seni Bandung\n* tempat wisata Bandung\n* museum Indonesia\n* karya Srihadi Soedarsono\n\n---\n\n## 5. Belum ada FAQ\n\nFAQ bagus untuk:\n\n* AI Search\n* Google\n* rich results (jika didukung schema)\n\nMisalnya:\n\n> Berapa harga tiket?\n\n> Jam buka?\n\n> Apakah boleh foto?\n\n> Apakah ada parkir?\n\n> Berapa lama durasi kunjungan?\n\n---\n\n## 6. Internal linking\n\nSaat website berkembang nanti:\n\n```\nHomepage\n\n\u2193\n\nTentang Srihadi\n\n\u2193\n\nKoleksi\n\n\u2193\n\nAgenda\n\n\u2193\n\nArtikel\n\n\u2193\n\nPameran\n```\n\nInternal linking akan menjadi faktor penting.\n\n---\n\n# Dari sisi Technical SEO\n\nYang perlu dicek:\n\n* sitemap.xml\n* robots.txt\n* canonical\n* Open Graph\n* Twitter Card\n* schema\n* Image SEO\n* lazy loading\n* WebP\n* preload font\n* CLS\n* LCP\n* INP\n* render blocking\n* cache\n* minify CSS\n* minify JS\n\nIni perlu audit teknis lebih mendalam.\n\n---\n\n# Dari sisi EEAT\n\nMuseum memiliki keuntungan besar.\n\nGoogle menyukai website yang berasal dari institusi nyata.\n\nKalau ditambah:\n\n* sejarah museum\n* kurator\n* tim museum\n* sumber referensi\n* dokumentasi kegiatan\n\nMaka nilai EEAT bisa meningkat signifikan.\n\n---\n\n# Potensi AI Search\n\nSekarang Google dan mesin pencari berbasis AI lebih memahami **entity** daripada sekadar keyword.\n\nWebsite ini memiliki potensi besar karena membahas tokoh yang spesifik dan memiliki otoritas.\n\nYang perlu ditambah:\n\n* Schema `Museum`\n* Schema `Person`\n* Schema `Organization`\n* Schema `Event`\n* Schema `FAQ`\n* Schema `Breadcrumb`\n* Schema `ImageObject`\n\n---\n\n# Kalau saya yang menangani proyek ini\n\nSaya akan membaginya menjadi beberapa tahap:\n\n**Tahap 1 (Technical SEO)**\n\n* Audit Core Web Vitals.\n* Perbaikan metadata.\n* Optimasi heading.\n* Optimasi gambar.\n* Penerapan schema.\n* Optimasi sitemap dan robots.\n* Audit indeks.\n\n**Tahap 2 (On-page SEO)**\n\n* Optimasi homepage.\n* Optimasi semua halaman.\n* Menyusun strategi keyword.\n* Internal linking.\n* Optimasi alt text.\n\n**Tahap 3 (Content SEO)**\n\n* Membuat 30\u2013100 artikel bertema:\n\n  * sejarah seni Indonesia,\n  * Srihadi Soedarsono,\n  * museum di Bandung,\n  * wisata budaya,\n  * arsitektur museum,\n  * pameran seni.\n\n**Tahap 4 (Authority)**\n\n* Optimasi profil bisnis.\n* Digital PR.\n* Backlink berkualitas dari media, institusi seni, dan pendidikan.\n* Entity building.\n\n### Penilaian saya\n\nWebsite ini sudah memiliki fondasi visual yang sangat baik, tetapi dari sisi SEO saya memperkirakan baru sekitar **40\u201350%** dari potensi maksimalnya. Dengan optimasi yang tepat, peluang untuk meningkatkan visibilitas pada kata kunci terkait museum, seni, dan wisata budaya cukup besar. ([Museum Srihadi Soedarsono][1])\n\nJika Anda memang serius mengembangkan website ini, saya bisa menyusun **audit SEO profesional sekitar 50\u2013100 poin** yang mencakup technical SEO, on-page SEO, off-page, Core Web Vitals, schema, semantic SEO, entity SEO, AI Search Optimization, hingga roadmap implementasi berdasarkan prioritas dampaknya.\n\n[1]: https:\/\/museumsrihadisoedarsono.com\/?utm_source=chatgpt.com \"Museum Srihadi Soedarsono - Jelajahi Karya Legenda Seni Lukis Indonesia\"\n---\njadi heading dia seperti apa susunannya? internal link dan eksternal link ada? schema ada?\n\nBisa, tetapi saya perlu membedakan antara **apa yang bisa saya verifikasi** dan **apa yang perlu diaudit langsung dari HTML**.\n\nDari halaman yang dapat diakses publik, saya **belum bisa memastikan 100%** struktur heading, jumlah internal link, external link, atau schema hanya dari tampilan visual. Untuk memastikan itu, saya perlu membaca source HTML atau menjalankan crawler SEO (seperti Screaming Frog, Sitebulb, atau inspeksi HTML langsung). Saya tidak ingin menebak. ([Legost.in][1])\n\nJadi untuk pertanyaan Anda:\n\n### 1. Heading seperti apa susunannya?\n\n**Belum bisa dipastikan tanpa membaca HTML.**\n\nYang saya lihat secara visual, halaman terdiri dari beberapa section seperti:\n\n* Hero\n* Tentang museum\n* Profil Srihadi\n* Informasi museum\n* Footer\n\nTetapi saya belum bisa mengatakan misalnya:\n\n```\nH1\nMuseum Srihadi Soedarsono\n\nH2\nAbout\n\nH2\nVisit\n\nH2\nCollection\n\nH3\n...\n```\n\nkarena itu harus dilihat dari tag HTML, bukan dari ukuran teks di layar.\n\n---\n\n### 2. Internal link ada?\n\n**Ya, ada.**\n\nMisalnya navigasi menuju:\n\n* About\n* Visit\n* Contact\n* Halaman lain dalam domain\n\nTetapi saya belum menghitung:\n\n* jumlah internal link\n* orphan page\n* anchor text\n* distribution internal link\n\nyang merupakan bagian dari audit SEO teknis.\n\n---\n\n### 3. External link ada?\n\nDari tampilan publik tampaknya ada tautan ke layanan eksternal (misalnya peta atau media sosial), tetapi saya tidak bisa memastikan seluruh daftar external link tanpa membaca HTML.\n\n---\n\n### 4. Schema ada?\n\n**Saya belum bisa memastikan.**\n\nSchema bisa berupa JSON-LD yang tidak terlihat oleh pengunjung.\n\nMisalnya:\n\n```json\n{\n \"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\n \"@type\":\"Museum\"\n}\n```\n\natau\n\n```json\nOrganization\n```\n\natau\n\n```json\nBreadcrumbList\n```\n\nSemua itu hanya bisa dipastikan dari source HTML atau hasil crawler. ([Legost.in][1])\n\n---\n\n## Kalau saya melakukan audit profesional\n\nSaya biasanya mengecek lebih dari 80 poin, misalnya:\n\n### On-page\n\n* \u2705 Title\n* \u2705 Meta description\n* \u2705 Canonical\n* \u2705 H1\n* \u2705 H2\n* \u2705 H3\n* \u2705 Open Graph\n* \u2705 Twitter Card\n\n### Technical\n\n* \u2705 robots.txt\n* \u2705 sitemap.xml\n* \u2705 schema\n* \u2705 favicon\n* \u2705 indexability\n* \u2705 crawl depth\n* \u2705 status code\n* \u2705 redirect\n* \u2705 CLS\n* \u2705 LCP\n* \u2705 INP\n\n### Link\n\n* \u2705 jumlah internal link\n* \u2705 jumlah external link\n* \u2705 broken link\n* \u2705 orphan page\n* \u2705 anchor text\n* \u2705 nofollow\/dofollow\n\n### Image\n\n* \u2705 alt text\n* \u2705 ukuran\n* \u2705 WebP\n* \u2705 lazy load\n\n### Schema\n\n* \u2705 Organization\n* \u2705 Museum\n* \u2705 LocalBusiness\n* \u2705 Breadcrumb\n* \u2705 FAQ\n* \u2705 Person\n* \u2705 Event\n* \u2705 ImageObject\n\n### AI SEO \/ Semantic SEO\n\n* \u2705 Entity\n* \u2705 Topical authority\n* \u2705 Content cluster\n* \u2705 EEAT\n* \u2705 Knowledge Graph readiness\n\n---\n\n**Saya bisa membuat audit yang jauh lebih mendalam** daripada audit SEO otomatis. Saya akan memeriksa HTML, struktur DOM, metadata, schema, link internal, performa, hingga memberikan rekomendasi perbaikan beserta prioritasnya. Hasilnya berupa laporan yang menunjukkan **temuan, dampak terhadap SEO, dan langkah implementasi**, bukan sekadar skor.\n\n[1]: https:\/\/legost.in\/en\/utilities\/seo-inspector?utm_source=chatgpt.com \"legost.in | SEO Inspector \u2014 Analyze Meta Tags, Open Graph & Schema\"\n----\n\nok, gpp. terimakasih\n\nSama-sama! Senang bisa membantu.\n\nKalau nanti Anda ingin mengembangkan website seperti itu, saya bisa membantu dari level dasar sampai tingkat lanjut, misalnya:\n\n* Audit SEO lengkap (50\u2013100+ checkpoint).\n* Menyusun struktur website yang SEO-friendly sebelum mulai coding.\n* Menentukan heading (H1\u2013H6) dan struktur konten yang tepat.\n* Merancang internal linking agar mendukung topical authority.\n* Menentukan schema yang sesuai (misalnya `Organization`, `LocalBusiness`, `Museum`, `Person`, `Event`, `FAQ`, dan lainnya).\n* Mengoptimalkan performa (Core Web Vitals) untuk WordPress dan Elementor.\n* Menyusun strategi konten berdasarkan keyword dan search intent.\n* Mengidentifikasi peluang untuk tampil di hasil pencarian AI dan rich results.\n\nKalau suatu saat Anda membangun website dengan **WordPress + Elementor Free**, saya juga bisa memberikan panduan langkah demi langkah agar hasilnya tetap cepat, SEO-friendly, dan mudah dikelola tanpa harus bergantung pada banyak plugin premium.\n\nSemoga sukses dengan proyek Anda. Jika nanti ada pertanyaan teknis atau ingin berdiskusi tentang SEO, WordPress, atau pengembangan web, saya siap membantu.\n<\/pre>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"kalau elementor itu bayar semua atau ada yang gratis? Elementor tersedia dalam **dua versi**: 1. **Elementor Free (Gratis)** \u2705 * Bisa diunduh dari repositori resmi WordPress. * Cocok untuk membuat website dengan sistem drag-and-drop tanpa coding. * Fitur yang tersedia antara lain: * Editor visual drag-and-drop. * Banyak widget dasar (Heading, Image, Button, Text Editor, [&hellip;]","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-325","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=325"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":330,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325\/revisions\/330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}