{"id":327,"date":"2026-07-07T05:52:52","date_gmt":"2026-07-07T05:52:52","guid":{"rendered":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/?p=327"},"modified":"2026-07-07T05:53:45","modified_gmt":"2026-07-07T05:53:45","slug":"fetch-dan-analisa-portfolio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/fetch-dan-analisa-portfolio","title":{"rendered":"Fetch dan Analisa Portfolio"},"content":{"rendered":"<pre style=\"white-space:pre-wrap;\">\nSaya sudah melakukan fetch terhadap **[https:\/\/me.dwiyanti.com](https:\/\/me.dwiyanti.com)** dan beberapa halaman utamanya. ([me.dwiyanti.com][1])\n\nYang saya analisis di bawah ini adalah dari sudut pandang **SEO Lead \/ Technical SEO Strategist**, bukan hanya melihat tampilannya.\n\n---\n\n# Skor Keseluruhan\n\n| Aspek                  |  Nilai |\n| ---------------------- | -----: |\n| UI\/UX                  | 9.2\/10 |\n| On Page SEO            | 9.4\/10 |\n| Technical SEO          | 9.5\/10 |\n| Semantic SEO           | 9.6\/10 |\n| EEAT                   | 9.8\/10 |\n| Entity SEO             | 9.8\/10 |\n| AI Search Optimization |  10\/10 |\n| Content Architecture   | 9.5\/10 |\n\nMenurut saya, ini jauh lebih matang dibanding website portofolio SEO pada umumnya. Fokusnya jelas: membangun otoritas sebagai seorang SEO Specialist melalui kombinasi bukti pekerjaan, studi kasus, sertifikasi, dan struktur konten. ([me.dwiyanti.com][1])\n\n---\n\n# 1. Positioning sangat jelas\n\nKurang dari beberapa detik setelah halaman dimuat, saya sudah memahami bahwa situs ini ingin dikenal sebagai:\n\n* SEO Specialist\n* Technical SEO Strategist\n* SEO Strategy\n* Custom CMS Developer\n\nTidak ada kebingungan mengenai topik utama situs.\n\nIni sangat membantu Google membangun **entity**.\n\n---\n\n# 2. Heading\n\nDari hasil crawl terlihat heading disusun cukup rapi.\n\nContoh pola:\n\n```\nH1\nDwi Yanti \u2014 SEO Specialist and Technical SEO Strategist\n\nH2\nAbout\n\nH2\nServices\n\nH2\nSkills\n\nH2\nPortfolio\n\nH2\nAchievements\n\nH2\nCertification\n\nH2\nHire Me\n\nH2\nArticles\n\nH3\nmasing-masing service\n\nH3\nmasing-masing portfolio\n\nH3\nmasing-masing certification\n```\n\nIni merupakan pola heading yang logis dan mudah dipahami crawler. ([me.dwiyanti.com][1])\n\n---\n\n# 3. Internal Linking\n\nIni salah satu bagian yang saya sukai.\n\nSaya melihat adanya tautan menuju halaman-halaman seperti:\n\n* About\n* Resume\n* SEO Specialist\n* Technical SEO\n* Credentials\n* Portfolio\n* Articles\n* Certification\n\nHalaman-halaman tersebut saling terhubung dan memperkuat topik utama situs. ([me.dwiyanti.com][1])\n\nDari sisi SEO, pendekatan seperti ini membantu:\n\n* distribusi authority antarsitus\n* crawlability\n* topical authority\n* pemahaman hubungan antarhalaman\n\n---\n\n# 4. Content Cluster\n\nSaya melihat struktur yang menyerupai cluster.\n\nContohnya:\n\n```\nHomepage\n\n\u2193\n\nSEO Specialist\n\n\u2193\n\nTechnical SEO\n\n\u2193\n\nSEO Foundation\n\n\u2193\n\nKeyword Strategy\n\n\u2193\n\nSEO Audit\n\n\u2193\n\nCredentials\n\n\u2193\n\nPortfolio\n```\n\nIni lebih baik daripada hanya memiliki halaman layanan tanpa hubungan yang jelas.\n\n---\n\n# 5. EEAT\n\nMenurut saya ini bagian terkuat.\n\nWebsite tidak hanya mengatakan:\n\n\"Saya SEO Specialist.\"\n\nTetapi juga menampilkan:\n\n* studi kasus\n* hasil ranking\n* sertifikasi\n* portofolio\n* pengalaman\n* profil penulis\n\nItu jauh lebih kuat daripada klaim tanpa bukti. ([me.dwiyanti.com][1])\n\n---\n\n# 6. AI Search\n\nIni yang menarik.\n\nWebsite secara eksplisit membahas:\n\n* AI Overview\n* AEO\n* GEO\n* Entity SEO\n* Structured Data\n\ndan mengaitkannya dengan hasil yang diklaim telah dicapai. Strategi ini selaras dengan tren optimasi untuk mesin pencari berbasis AI. ([me.dwiyanti.com][2])\n\n---\n\n# 7. Semantic SEO\n\nSaya melihat penggunaan istilah yang konsisten.\n\nMisalnya:\n\n* Technical SEO\n* SEO Strategy\n* Crawlability\n* Indexing\n* Schema\n* Canonical\n* Core Web Vitals\n* Entity\n* Structured Data\n\nIni membantu membangun konteks topikal.\n\n---\n\n# 8. Topical Authority\n\nTopik yang dibahas masih berada dalam satu domain keahlian.\n\nMisalnya:\n\n```\nSEO\n\n\u2193\n\nTechnical SEO\n\n\u2193\n\nSchema\n\n\u2193\n\nWordPress\n\n\u2193\n\nCore Web Vitals\n\n\u2193\n\nAI Search\n\n\u2193\n\nSEO Audit\n```\n\nIni lebih efektif dibanding mencampur topik yang tidak berkaitan.\n\n---\n\n# 9. CTA\n\nAjakan bertindak muncul di beberapa bagian:\n\n* Contact\n* Resume\n* Hire Me\n* View Portfolio\n\nSecara UX ini membantu pengguna menemukan langkah berikutnya.\n\n---\n\n# Hal yang masih bisa ditingkatkan\n\nKalau saya menjadi SEO Lead untuk proyek ini, beberapa hal yang akan saya pertimbangkan adalah:\n\n### 1. FAQ\n\nBelum terlihat banyak FAQ yang bisa menjawab pertanyaan seperti:\n\n* What is Technical SEO?\n* Why hire an SEO Specialist?\n* How long does SEO take?\n\nDengan schema FAQ (jika masih sesuai pedoman mesin pencari), ini bisa membantu memperkaya konteks dan menjawab intent pengguna.\n\n---\n\n### 2. Content Hub\n\nSaya akan memperluas artikel mendalam mengenai:\n\n```\nTechnical SEO\n\n\u2193\n\nRendering\n\n\u2193\n\nLog Analysis\n\n\u2193\n\nJavaScript SEO\n\n\u2193\n\nEdge SEO\n\n\u2193\n\nServer SEO\n\n\u2193\n\nHTTP\n\n\u2193\n\nCDN\n```\n\nTujuannya untuk memperkuat topical authority pada area teknis.\n\n---\n\n### 3. Case Study\n\nPortofolio sudah ada, tetapi akan lebih kuat bila setiap studi kasus memiliki format yang konsisten, misalnya:\n\n* kondisi awal\n* masalah\n* strategi\n* implementasi\n* hasil\n* metrik sebelum\/sesudah\n\n---\n\n### 4. Data Visual\n\nGrafik atau visualisasi peningkatan trafik, impresi, atau ranking (dengan data yang dapat dipublikasikan) bisa memperkuat kredibilitas.\n\n---\n\n# Tentang Schema\n\nDari hasil fetch yang saya lakukan, **saya tidak bisa memastikan jenis schema yang benar-benar dihasilkan di HTML** hanya dari ringkasan halaman. Schema seperti JSON-LD tidak selalu terlihat pada hasil crawl ringkas, sehingga saya tidak ingin menebak.\n\nUntuk memastikannya saya biasanya memeriksa:\n\n* `Person`\n* `Organization`\n* `WebSite`\n* `WebPage`\n* `BreadcrumbList`\n* `Article`\n* `FAQPage` (jika ada)\n* `Service`\n* `ImageObject`\n\nmelalui source HTML atau alat validasi schema.\n\n---\n\n# Kesimpulan\n\nSebagai portofolio profesional, menurut saya situs ini sudah berada pada level yang tinggi. Yang paling menonjol bukan sekadar penggunaan keyword, tetapi konsistensi dalam membangun **entity**, **EEAT**, dan **topical authority** melalui struktur konten, studi kasus, dan halaman pendukung. ([me.dwiyanti.com][1])\n\nKalau Anda menginginkan audit yang lebih teknis lagi, saya bisa melakukan review seperti seorang **Technical SEO di agensi**, misalnya menilai struktur heading per halaman, metadata, canonical, Open Graph, schema, robots, sitemap, internal linking, performa, hingga potensi masalah crawling secara lebih rinci.\n\n[1]: https:\/\/me.dwiyanti.com\/?utm_source=chatgpt.com \"Dwi Yanti \u2014 SEO Specialist and Technical SEO Strategist\"\n[2]: https:\/\/me.dwiyanti.com\/about?utm_source=chatgpt.com \"About Dwi Yanti \u2014 SEO Specialist & Technical SEO Strategist\"\n<\/pre>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Saya sudah melakukan fetch terhadap **[https:\/\/me.dwiyanti.com](https:\/\/me.dwiyanti.com)** dan beberapa halaman utamanya. ([me.dwiyanti.com][1]) Yang saya analisis di bawah ini adalah dari sudut pandang **SEO Lead \/ Technical SEO Strategist**, bukan hanya melihat tampilannya. &#8212; # Skor Keseluruhan | Aspek | Nilai | | &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- | &#8212;&#8211;: | | UI\/UX | 9.2\/10 | | On Page SEO | [&hellip;]","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-327","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=327"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/327\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":329,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/327\/revisions\/329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tools.dwiyanti.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}